Apakah kita mampu membuat mesin yang lebih cerdas dari manusia?
Perkembangan teknologi saat ini tak akan berhenti karena manusia yang
cerdas haus akan adanya kemajuan teknologi yang diciptakan , apalagi hasil
teknologi tersebut bersaing dengan teknologi dan disnilah para pakar teknologi
berlomba-lomba untuk menciptakan karya yang canggih dan berguna bagi umat
manusia yang tak akan ada habisnya. Menurut Ray
Kurzweil, kini salah seorang awak Google, merupakan satu dari sekian banyak pakar gagasan
singularitas teknologi. Ia direkrut sebagai upaya Google mengejar
ketertinggalan dari para pengembang kecerdasan buatan lainnya. Google ingin
memenangkan persaingan di bidang kecerdasan buatan dengan "membeli"
para pengembangnya.
Kecerdasan
Buatan (Artificial Intelligence) merupakan salah satu bagian dari ilmu komputer
yang mempelajari bagaimana membuat mesin. Bahwa manusia sangat mungkin membuat
mesin menjadi cerdas. Untuk membuat aplikasi kecerdasan buatan ada dua bagian
utama yang dibutuhkan seperti Basis Pengetahuan yang bersifat fakta-fakta,
teori, pemikiran dan hubungan antar satu dengan yang lainnya dan Moto Inferensi
yang memiliki kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan pengetahuan dan
pengalaman.
Contohnya
yang sudah tidak asing adalah pintu otomatis. Seperti yang sering kita temui di
Kampus H Gunadarma. Hanya dengan berdiri di depan pintu, maka pintu akan
terbuka. Selain itu game-game pada handphone, tempat tidur anti gempa, smart home (listrik menyala hanya jika ada orang
di dalam rumah), dan lain sebagainya.
Kecerdasan Buatan dapat memungkinkan
komputer untuk berpikir. Dengan cara menyederhanakan program, Kecerdasan Buatan
dapat menirukan proses belajar manusia sehingga informasi baru dapat diserap
dan digunakan sebagai acuan di masa-masa yang akan datang. Manusia dapat
menyerap informasi baru tanpa perlu mengubah atau mempengaruhi informasi lain
yang telah tersimpan. Menggunakan program Kecerdasan Buatan membutuhkan cara
yang jauh lebih sederhana dibandingkan dengan memakai program standar tanpa Kecerdasan
Buatan di dalamnya.
Contohnya
ialah seperti ATM, Drone. Mesin-mesin seperti itu butuh akan manusia, atm
dengan ingin transfer atau nabung itu masih butuh manusia. Seperti drone bisa
melihat sekitar atau dari ketinggian yang ingin kita lihat masih menggunakan
remot yang digunakan juga oleh manusia.
Daftar Pustaka
Komentar
Posting Komentar